Sabtu, 01 November 2014



NAMA : RAMBU TRIO LITA BAOK
NIM : 2013210087
MK : TEORI-TEORI ILMU SOSIAL

Teori social merupakan pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya yang ditimbulkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, dan teori ) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan.
 Jika kita ketahui bahwa setiap orang itu mempunyai kompetensi yang berbeda-beda,
Bila di kaitkan dengan teori interaksi simbolik bahwa manusia mempunyai kemampuan untuk menanggapi diri sendiri secara sadar, dan kemampuan tersebut memerlukan daya pikir tertentu, khususnya daya pikir reflektif. Namun, ada kalanya terjadi tindakan manusia dalam interaksi sosial munculnya reaksi secara spontan dan seolah-olah tidak melalui pemikiran.
Manusia mampu membayangkan dirinya secara sadar tindakannya dari kacamata orang lain; hal ini menyebabkan manusia dapat membentuk perilakunya secara sengaja dengan maksud menghadirkan respon tertentu dari pihak lain.
Bila kita bersandar pada teori simbolik itu beraarti semua teori social yang ada harus di uji kebenaraannya secara praktis dan efektif,
Maka dari itu teori favorit yang saya ambil adalah teori organisasi.
Teori organisasi adalah teori yang mempelajari kinerja dalam sebuah organisasi, Salah satu kajian teori organisasi, diantaranya membahas tentang bagaimana sebuah organisasi menjalankan fungsi dan mengaktualisasikan visi dan misi organisasi tersebut. Selain itu, dipelajari bagaimana sebuah organisasi mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang didalamnya maupun lingkungan kerja organisasi tersebut.


NAMA : RAMBU TRIO LITA BAOK
NIM : 2013210087
MK : TEORI-TEORI ILMU SOSIAL

Teori social merupakan pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya yang ditimbulkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, dan teori ) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan.
 Jika kita ketahui bahwa setiap orang itu mempunyai kompetensi yang berbeda-beda,
Bila di kaitkan dengan teori interaksi simbolik bahwa manusia mempunyai kemampuan untuk menanggapi diri sendiri secara sadar, dan kemampuan tersebut memerlukan daya pikir tertentu, khususnya daya pikir reflektif. Namun, ada kalanya terjadi tindakan manusia dalam interaksi sosial munculnya reaksi secara spontan dan seolah-olah tidak melalui pemikiran.
Manusia mampu membayangkan dirinya secara sadar tindakannya dari kacamata orang lain; hal ini menyebabkan manusia dapat membentuk perilakunya secara sengaja dengan maksud menghadirkan respon tertentu dari pihak lain.
Bila kita bersandar pada teori simbolik itu beraarti semua teori social yang ada harus di uji kebenaraannya secara praktis dan efektif,
Maka dari itu teori favorit yang saya ambil adalah teori organisasi.
Teori organisasi adalah teori yang mempelajari kinerja dalam sebuah organisasi, Salah satu kajian teori organisasi, diantaranya membahas tentang bagaimana sebuah organisasi menjalankan fungsi dan mengaktualisasikan visi dan misi organisasi tersebut. Selain itu, dipelajari bagaimana sebuah organisasi mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang didalamnya maupun lingkungan kerja organisasi tersebut.

Sabtu, 21 Juni 2014

peran public relation dalam pemerintahan daerah



“PERAN PUBLIC RELATION DALAM PEMERINTAHAN DAERAH”

            Pubilk relation adalah usaha yang direncanakan secara terus-menerus dengan sengaja, guna membangun dan mempertahankan pengertian timbal balik antara organisasi dan masyarakatnya.dengan ini public relation mempunyai artian bahwa public relation dianggap sebuah proses atau aktivitas yang bertujuan untuk menjalin komunikasi antara organisasi dan pihak luar organisasi dan pada intinya public relation merupan interaksi antar organisasi dengan oihak lain atau yang dikenal dengan masyarakat.
Peran humas terutama pada lingkungan pemerintahan daerah sangatlah penting guna utuk membangun citra positif dengan banyak masyarakat disekitarnya, public relation atau yang dikenal dengan hubungan masyarakat sangat terlihat penting dalam sector perkembangan suatu daerah tersebut karena tanpa public relation suatu daerah akan merasa kesulitan untuk mengenalkan daerahnya terhadap daerah yang lainnya, dan sebab dari public relation juga masyarakat dalam daerah tersebut tidak mengalami pengangguran guna untuk melestarikan hidupnya yang lebih baik. Namun tidak banyak pula dariberbagai daerah yang merasa tidak optimal untuk menggerakkan peran public relation terhadap kepemerintahan daerahnya salah satu alasan yang mendasar mengapa tidak optimal peran public relation terhadap pemerintah daerah yaitu Karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki oleh orang tersebut sehingga untuk memajukan dan berkembang terasa sangat sulit oleh karenanya untuk menjadi seorang public recation haruslah orang yang benar-benar pengalaman dan berpendidikan tinggi. peran yang dimilki oleh public relation kepemerintahan daerah masih kalah kelas bila dibandingkan dengan public relation yang meliputi organisasi bisnis atau kalangan dunia usaha lainnya diketahui atau tidak  bahwa humas memiliki peran yang semakin penting dan strategis, gubernur mengharapkan agar aparatur kehumasan pemerintah sebisa mungkin lebih memperluas wawasan, pemahaman dan pengetahuan di seputar dunia kehumasan agar kinerja dan profesionalisme tugas pemerintahan dapat terlaksana dengan baik.
Kesimpulan yang dapat saya ambil dalam peran public relation terhadap permerintahan daerah ini adalah: bahwa public relation sebagai jembatan untuk melakukan interaksi dengan masyarakat yang mana masyarakat tersebut dijadikan sebagai objek dalam peranan public relation ini, jika dalam suatu pemerintahan daerah tidak ada masyarakat maka public reletionpun tidak ada juga karena public reletion bergerak sebagai subjek dan masyarakat sebagai objek, perannya sangat penting salah satunya yaitu untuk membangun hubugan dengan masyarakat agar menjadi lebih baik guna meciptakan pemerintahan yang sarat dengan pengetahuan apa yang diinginkan oleh rakyat.

Senin, 16 Juni 2014

jawaban nomor 2 sd/ 4



Jawaban
1.      Faktor Mendukung
a.       setiap orang akan menjadi pemimpin,dengan usahanya sendiri
b.      Pemimpin harus bertanggung jawab;
c.       Memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat

2.      Faktor Menghambat:
a.       jika kita ketahui bahwa masih banyak bawahan yang tidak menyukai sikap pemimpin yang sekarangini,
b.      Kurang dukungan dari masyarakat,

3.      jika kita menjadi seorang pemimpin, kita harus berpegang teguh kepada Tuhan Yang Maha Esa, harus memiliki nilai etika dan filsafat, supaya tidak menimbulkan masalah.